BAB 11 : MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DAN HUBUNGAN PERBURUHAN

 Nama : Eva Meilia

NIM : 222010200075

Manajemen 5/A2


A.    Dasar - Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) adalah serangkaian kegiatan organisasi yang ditujukan untuk menarik, mengembangkan, dan mempertahankan tenaga kerja yang efektif.

B.     Pentingnya Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia

·         Sumber Daya Manusia (SDM) adalah orang-orang yang menjadi bagian dari tenaga kerja suatu organisasi. Sumber daya manusia sangat penting untuk fungsi organisasi yang efektif.

·         Sumber Daya Manusia mencerminkan investasi organisasi dalam menarik, mempertahankan, dan memotivasi yang efektif tenaga kerja.

·         Manajemen Bakat berpandangan bahwa orang-orang dalam suatu organisasi mewakili portofolio talenta berharga yang bisa dikelola dan dimanfaatkan secara efektif cara terbaik yang ditargetkan untuk organisasi kesuksesan.

 

C.    Perencanaan SDM

 

Ø  Analisis Pekerjaan

Analisis Pekerjaan adalah analisis sistematis pekerjaan dalam suatu organisasi. Analisis pekerjaan menghasilkan dua hal:

    1.  Deskripsi Pekerjaan
    2.  Spesifikasi Pekerjaan

Ø  Meramalkan Permintaan dan Penawaran SDM

Setelah manajer memahami pekerjaan yang harus dilakukan dalam suatu organisasi, mereka dapat mulai merencanakan kebutuhan SDM organisasi di masa mendatang. Meramalkan pasokan tenaga kerja terdiri dari dua tugas:

    1. Peramalan Pasokan Internal
    2. Peramalan Pasokan Eksternal

 

Ø  Alat dan Teknik HR

    1. Replacement Charts (Bagan Pengganti)
    2.  Skills Inventories (Inventaris Keterampilan /  Sistem Informasi Karyawan

 

Ø  Mencocokkan Pasokan dan Permintaan SDM

Setelah membandingkan permintaan masa depan dan pasokan internal, manajer dapat membuat rencana untuk mengelola kekurangan atau kelebihan staf yang diprediksi.

 

D.    Konteks Hukum Manajemen Sumber Daya Manusia

Sejumlah undang-undang mengatur berbagai aspek hubungan karyawan-majikan, terutama dalam bidang kesempatan kerja yang setara, kompensasi dan tunjangan, hubungan ketenagakerjaan, serta keselamatan dan kesehatan kerja.

Ø  Kesempatan Kerja yang Setara

    1. Judul VII Undang-Undang Hak Sipil tahun 1964
    2.  Undang-Undang Diskriminasi Usia dalam Ketenagakerjaan
    3.  Perintah Eksekutif 11246 tahun 1965
    4.  Undang-Undang Diskriminasi Kehamilan
    5.  Undang-Undang Bantuan Penyesuaian Diri bagi Veteran Era Vietnam
    6.  Undang-Undang Penyandang Disabilitas Amerika
    7.  Undang-Undang Hak Sipil tahun 1991

Ø  Kompensasi dan Manfaat

    1. Undang-Undang Standar Perburuhan yang Adil
    2.  Undang-Undang Pembayaran yang Setara tahun 1963
    3.  Undang-Undang Keamanan Pendapatan Pensiun Karyawan (ERISA) tahun 1974
    4.  Undang-Undang Cuti Keluarga dan Medis (FMLA) tahun 1993

Ø  Hubungan Perburuhan

    1. Undang-Undang Hubungan Perburuhan Nasional
    2. Undang-Undang Hubungan Perburuhan dan Manajemen

Ø  Kesehatan dan Keselamatan

    1. Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) tahun 1970

 

E.     Penempatan Staf Organisasi

                        Cara Organisasi Merekrut dan Memilih Karyawan baru:

      Merekrut Karyawan

Perekrutan adalah proses menarik orang-orang yang memenuhi syarat untuk melamar pekerjaan yang ingin diisi oleh suatu organisasi.

-          Perekrutan Internal

-          Perekrutan Eksternal

      Memilih Karyawan

Setelah proses perekrutan berhasil menarik sekelompok pelamar, langkah selanjutnya adalah memilih siapa yang akan dipekerjakan. Tujuan dari proses seleksi adalah untuk mengumpulkan informasi dari pelamar yang akan memprediksi keberhasilan pekerjaan dan kemudian mempekerjakan kandidat yang kemungkinan besar akan berhasil.

-          Formulir Aplikasi

-          Tes

-          Wawancara

-          Teknik Lainnya

 

F.     Kompensasi dan Manfaat

Sistem Kompensasi adalah Paket lengkap penghargaan yang diberikan organisasi kepada individu sebagai imbalan atas kerja keras mereka.

      Upah dan Gaji adalah kompensasi dalam bentuk uang yang dibayarkan untuk waktu kerja.

      Gaji adalah kompensasi dalam bentuk uang yang dibayarkan karena melaksanakan tanggung jawab suatu pekerjaan.

 

G.    Mengembangkan Tenaga Kerja

    1. Pelatihan dan Pengembangan

-          Pelatihan biasanya mengacu pada pengajaran kepada karyawan operasional atau teknis bagaimana melakukan pekerjaan yang mereka pekerjakan.

-          Pengembangan biasanya mengacu pada pengajaran manajer dan profesional keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan saat ini dan masa depan.

 

Langkah-Langkah dalam mengembangkan rencana pelatihan:

      Menilai Kebutuhan Pelatihan

      Metode Pelatihan Umum

      Evaluasi Pelatihan

2. Penilaian Kinerja

Penilaian Kinerja merupakan evaluasi kinerja pekerjaan seorang karyawan untuk menentukan sejauh mana karyawan tersebut bekerja secara efektif.

3.    Metode Penilaian Umum:

      Metode Objektif

      Metode Judgmental (Penilaian)

 

H.    Tantangan Baru dalam Perubahan Tempat Kerja

1.      Mengelola Keberagaman Tenaga Kerja

Keberagaman Tenaga Kerja adalah berbagai sikap, nilai, keyakinan, dan perilaku pekerja yang berbeda berdasarkan jenis kelamin, ras, usia, etnis, kemampuan fisik, dan karakteristik relevan lainnya.

2.      Mengelola Pekerja Pengetahuan

Pekerja Pengetahuan adalah karyawan yang berharga karena pengetahuan yang mereka miliki.

3.      Pekerja Kontingen dan Sementara

Pekerja Kontingen adalah karyawan yang dipekerjakan berdasarkan sesuatu selain pekerjaan penuh waktu untuk melengkapi tenaga kerja tetap suatu organisasi.

I.         Berurusan dengan Buruh Terorganisasi

Serikat pekerja adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama yang berhubungan dengan pekerjaan, seperti gaji yang lebih tinggi, jam kerja yang lebih pendek, keamanan kerja yang lebih baik, tunjangan yang lebih besar, atau kondisi kerja yang lebih baikHubungan Kerja adalah proses berurusan dengan karyawan yang diwakili oleh serikat pekerja

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 14 : DISTRIBUSI DAN PROMOSI PRODUK